Kamis, 28 Juni 2018

Olahan Jamur (Masakan olahan dari Jamur)

Halo Guys... Jadi disini admin bakalan share resep olahan dari jamur. Singkat cerita dulu mimin ga suka yang namanya Jamur tapi sehabis praktik ini. Wadaww.. nyatanya jamur itu rasanya nikmat khususnya jamur tiram nih sob. So lanjut aja, Buat kamu yang hobi masak, yang hobi makan olahan dari jamur, untuk buat praktik tugas dari sekolah, untuk makanan sehari-hari, dsb. Bisa deh kamu cobain resep resep di bawah ini 😊. Selain masakannya yang dijamin endoss dan rasanya nikmat juga bahannya mudah dicari, dibeli dan didapat di sekitar kita. 

1. Oseng Schizophyllumcommune (Oseng Jamur Cendawan Grigit)

Oseng Schizophyllumcommune.

Ø Bahan-bahan :
1. 500 gram       Jamur Cendawan Grigit
2. 2 Butir           Telur      
3. 1 Lembar       Daun Kunyit muda
4. Secukupnya   Cabai rawit
5. 1 sdm             Garam
6. 5 siung           Bawang merah
7. ½ sdt              Penyedap rasa
8. Secukupnya   Minyak goreng
9. Secukupnya   Air

Ø Alat- Alat :
1. Ulekan           3. Kompor       5. Wadah
2. Wajan                        4. Spatula       

Ø Cara Membuat
1. Siapkan 500 gr cendawan grigit.
2. Ambil wadah, masukkan jamur cendawan grigit.
3. Cuci jamur cendawan grigit sampai benar-benar bersih dan tak berbau.
4. Keringkan selama ±5 menit.
5. Selagi menunggu, haluskan cabai rawit, bawang merah, dan garam sampai halus merata menggunakan ulekan.
6. Ambil jamur cendawan grigit yang sudah dikeringkan di dalam wadah tadi, lalu taruh bersama dengan bumbu yang sudah dihaluskan sebelumnya bersama. Tumbuk hingga halus dan merata.
7. Hidupkan kompor dengan api sedang. Taruh wajan dan masukkan minyak goreng hingga terasa panas.
8. Masukkan jamur cendawan grigit yang sudah dihaluskan bersama bumbu halus tadi ke dalam wajan. Tumis beberapa menit, jangan dimatikan kompornya dahulu karena akan memasukkan penyedap rasa, sebelum Tumisan tadi benar-benar kering tanpa minyak.
9. Bila jamur cendawan grigit sudah kering masukkan 2 butir telur dan oseng kembali.
10. Bila sudah benar-benar rata. Angkat dan tiriskan.
11. Siapkan piring saji lalu diberi fletting sesuai selera.
12. Masukkan oseng grigit sp. Ke dalam piring yang sudah diberi fletting.
13. Oseng grigit sp. Telah siap dihidangkan.

2. Nugget Rhizopus Oryzae (Nugget Tempe)


Ø  Bahan Utama :                                                 ֎ Alat :
1. 6 Buah           Tempe                                     1. Spatula
2. 300 gram        Ayam bagian dada                  2. Blender
3. Secukupnya   Bawang Putih                         3. Handgloves
4. Secukupnya   Lada                                        4. Wajan
5. Secukupnya   Penyedap                                5. Pisau
6. Secukupnya   Garam                                     6. Nampan
7. Secukupnya   Gula                                        7. Minyak Goreng
8. Secukupnya   Minyak                                    8. 2 buah nampan
9. 2 butir            Telur                                        9. Wadah
10. Secukupnya Tepung terigu                          10. Saringan
11. 200 gr          Tepung roti                              11. Ulekan

Ø Bahan Pelengkap :
1. 300 gr                        Tepung roti
2. 3 Butir           Telur
3.Secukupnya    Wortel Parut
4. Secukupnya   Daun bawang

Ø Cara Membuat :
1. Potong tempe menjadi bagian bagian kecil.
2. Nyalakan api kompor. Taruh kukusan di atasnya lalu taruh di kukusan air secukupnya. Jangan lupa berikan perantara antara air dengan bahan yang akan ditaruh agar bahan dan air tidak langsung bersentuhan. Seperti perantara yang digunakan untuk menanan nasi dsb.
3. Masukkan potongan tempe ke dalam kukusan tutup dengan tutupan kukusan.
4. Selagi menunggu kukusan tempe, mulailah untuk membersihkan dada ayam dan mulai memotongnya.
5. Setelah selesai, masukkan potongan ayam ke wadah yang bersih.
6. Kupas bawang putih dan haluskan bersama lada dengan menggunakan ulekan.
7. Siapkan blender, masukkan potongan ayam ke dalam blender beserta bumbu halus yang telah dihaluskan sebelumnya. Colokkan blender ke stop kontak. Dan hidupkan blender.
8. Selama menunggu potongan ayam dan bumbu halus dihaluskan. Angkat kukusan tempe jika dirasa sudah halus dan matang. Taruh kukusan tempe ke dalam wadah hingga dirasa tidak terlalu panas lagi.
9. Ambil potongan ayam beserta bumbu halus di blender. Matikan blender dan cabut kabel di stop kontak. Bersihkan blender. Taruh ayam halus di dalam wadah. 
10. Setelah bersih, masukkan pula adonan kukusan tempe ke dalam blender sedikit demi sedikit sampai merata sempurna dan sampai adonan habis masukkan ke dalam wadah yang sudah disiapkan lagi.
11. Masukkan campuran ayam halus dan tempe halus di dalam wadah bersamaan. Gunakan handgloves, karena kita akan mengaduk campuran itu dengan tangan.
12. Setelah agak rata tambahkan penyedap rasa, garam, gula, telur dan semua bahan pelengkap. Aduk sampai benar-benar rata.
13. Setelah dirasa sudah benar-benar rata. Bentuk adonan sesuai selera. Hidupkan kukusan dan mulai memasukkan kukusan nugget bertahap tahap sesuai muatan kukusan. Kukus hingga adonan habis.(mengukus nugget membutuhkan waktu ynag cukup lama karena adonan nuggetnya agak banyak)
14. Siapkan loyang yang agak besar maupun besar yang cukup untuk menaruh semua adonan nugget itu.
15. Setelah dirasa sudah matang sempurna semua adonan nugget sebelumnya. Mulailah angkat adonan nugget ke dalam loyang. Dan tunggu sampai adonan tidak terlalu panas lagi.
16. Selagi menunggu adonan dingin. Mulailah untuk mengocok telur dan menyiapkan tepung roti untuk membaluri nugget.
17. Jika adonan sudah dingin, mulailah untuk membaluri nugget dengan campuran kocokan telur. Lalu jika sudah selesai masukkan kembali ke bagian tepung roti. (Hal ini dilakukan sampai adonan habis)
18. Panaskan kompor. Siapkan wajan dan masukkan minyak goreng.
19. Masukkan semua nugget yang sudah dilumuri telur dan tepung roti ke dalam wajan yang sudah panas. Goreng nugget hingga kekuningan dan lakukan hal ini sampai semua nugget sudah habis.
20. Angkat nugget. Tiriskan lalu siapkan piring saji.
21. Taruh Nugget yang sudah ditiriskan, ke dalam piring saji.
22. Siapkan piring saji yang sudah diberi fletting.
23. Nugget siap disajikan dan dinikmati. Selamat mencoba.

3. Satai Pleurotus SP. (Sate Jamur Tiram)
SATAI PLEUROTUS SP.

     Ã˜  Alat :
     - 3 buah          Wadah                                                  - Pisau
     - Secukupnya  Tusuk sate                                           - Piring
     - Wajan                                                                        - Kompor
     - Spatula                                                                      - Talenan

      Ø  Bahan
-          Secukupnya Jamur Tiram (Pleurotus Sp.) - Bawang merah
-          Secukupnya saus sambal                                       - Bawang Putih
-          Secukupnya Kecap manis                                     - Penyedap
-          Cabai merah                                                          - Telur

Cara membuat :
1. Pilihlah jamur tiram dengan kualitas yang baik.
2. Cuci bersih jamur tiram dengan air yang mengalir.
3.Potong jamur agak kecil.
4. Siapkan wadah kecil yang digunakan untuk wadah telur yang telah dikocok sebelumnya dan satu wadah lagi untuk wadag tepung sajiku 1 bungkus kecil.
5.Masukkan jamur ke dalam wadah yang berisi telur yang sudah dikocok sebelumnya hingga seluruh tubuh jamur terbaluri kocokan telur.
6. Selanjutnya masukkan si jamur ke dalam wadah yanh berisi tepung sajiku yang telah disiapkan dengan merata agar masakan nanti merata sempurna.
7.Lakukan langkah ke 5 dan ke 6 sampai jamur tiram habis.
8. Panaskan minyak goreng di dalam wajan, masak dengan api sedang.
9. Setelah cukup panas, masukkan jamur tiram yang telah dibaluri telur dan tepung ke dalam wajan yang sudah berisi minyak yang agak panas.
10. Goreng dengan api sedang. Tunggu jamur sampai berwarna agak kuning kecoklatan. Sambil menunggu, jangan lupa untuk membolak balikkan masakan agar masak sempurna dan juga siapkan piring yang sudah di fletting ya.
11. Setelah dirasa telah matang sempurna. Angkat dan tiriskan jamur tiram dengan menggunakan saringan sampai minyak benarbenar kering. Lalu masukkan ke piring lain untuk persiapan sebelum ditusukke dalam tusuk sate.
12. Ambil tusuk sate, dan mulailah masukkan jamur tiram ke dalam tusuk sate sampai adonan habis.
13. Siapkan piring saji yang sudah diberi fletting lalu. Siram dengan saus pedas. Yang akan disajikan di bawah ini.
14. Satai Pleurotus Sp. Siap disajikan dan dinikmati. Selamat mencoba.

·           Cara membuat saus pedas :
1.Siapkan bawang merah, bawang mutih dan cabai secukupnya sesuai selera.
2. Iris tipis bawang merah, bawang putih dan cabai dia atas talenan meggunakan pisau.
3. Panaskan minyak dengan menggunakan wajan di atas kompor yang berapi sedang.
4.Tumis bawang merah, bawang putih dan capai hingga harum dan merata.
5. Setelah harum, masukkan saus sambal, kecap dan penyedap dengan takaran yang sesuai selera kemudian aduk hingga rata.
6. Setelah rata, siapkan piring saji, Angkat dan tiriskan.
7. Saus sambal pendamping satai Pleurotus Sp. Sudah jadi dan siap dihidangkan.

Sabtu, 28 Oktober 2017

Data Diri Penulis

Assalammu'alaikum.
Halo teman-teman.. apa kabar? semoga sehat walafiyat yah.. Oh ya teman-teman. Maafkan mimin ya karena udah jarang nimbul lagi untuk ngepost. Tapi, jangan khawatir. Disini mimin akan nimbul lagi lho teman. Dengan memunculkan dan menyeret biodata diri mimin nih bagi kalian yang penasaran. Siapa ya dia? dimana sih dia sekolah? Ya udah mimin tidak mau buat kalian penasaran. Jadi, simak biodata mimin ya teman-teman😃😊.




Nama                               :       Triyanda Nurrahmah
Tempat, Tanggal Lahir    :       Palembang, 16 Maret 2003
Kelas                               :       X MIPA
Agama                             :       Islam
Sekolah                            :       SMA Plus Negeri 2 Banyuasin III
Riwayat Pendidikan        :       1. SDN 13 Banyuasin III
                                                2. SMPN 2 Banyuasin III
                                                3. SMA Plus Negeri 2 Banyuasin III
Anak Ke                          :       3 dari 3 bersaudara
Status                              :       Anak Kandung
Nama Orangtua
-          Ayah                                :       Suparman
-          Ibu                                   :       Nurlaila
Pekerjaan Orangtua
-          Ayah                                :       PNS
-          Ibu                                   :       PNS
Alamat                     :       Jalan Palembang-Betung Km. 42, No. 49, Rt. 002,  Rw. 001,  Kelurahan Kayuara Kuning, Kabupaten Banyuasin, Kecamatan  Banyuasin III, Provinsi Sumatera Selatan. Kode pos 30753.
Email                               :       Trianda2003@gmail.com
No. HP / WhatsApp        :       082279971506 / 08153898859
Media Sosial
-          Id Line                :       Triandans
-          Instagram            :       Triyandanurrahmah_

 Cukup sekian ya biodata mimin. Sampai jumpa nanti teman-teman. Salam kenal ya.
Wassalammu'alaikum.

Minggu, 02 April 2017

Kumpulan Puisi Tentang Alam

Assalammualaikum warrahmatullahi wabarakatuh
Halo teman-teman apa kabar? semoga teman teman yang dirumah sehat walafiyat ya... Oh ya.. ngomong ngomong aku udah lama ya gak ngepost. Baiklah, maka dari itu kali ini saya akan ngepost tentang " Kumpulan Puisi tentang Alam ". Semua puisi yang disajikan ini ditulis oleh siswa siswi yang berasal dari SMPN 2 Babat Supat yang terletak didaerah Babat supat Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan, Indonesia.



Alam

Karya : Yulinda Apriyanti

Ku buka jendela
Ku hirup udara segar
Ku lihat kabut tebal menyelimuti bumi
Angin berhembus halus menembus kulit

Terdengar kicauan indah ditelinga
Membuat hati menjadi tenang
Kulihat awan seputih melati
Langitpun sebiru samudera

Kini ku siap
Menghadapi hari yang baru
Dan indahnya bumi

Indahnya Pegunungan
Karya : Restu Febriansyah

Udaramu nan sejuk
Warnamu nan biru
Awan putihselembut seperti kapas
Mengelilingi tubuhmu

Bukit-bukit nan indah
Jurang-jurang yang menyeramkan
Puhon-pohon nan hijau
Sebagai lambang kehidupan alam

Oh... pegunungan begitu indah
Namun kemarahanmu
Sungguh menakutkan
Lahar nan panas
Menelan segalanya

Oh... pegunungan
Semua orang bergantung padamu
Oh... pegunungan
Sungguh agung pencipta-Mu

Keindahan Alamku
Karya : Aditya Anya Triandini

Ku buka jendela kamarku
Ku hirup udara pagi yang segar
Ditambah dinginnya mentari pagi

Bunga-bunga pun menari
Dihembus angin yang bertiup kencang
Ditambah tetesan embun yang berada didedaunan

Oh Tuhan...
Terima kasih atas
Anugerah yang Kau berikan

Indahnya Alam Ini
Karya : Desti Misriyeni Zen

Kicauan burung terdengar merdu
Menandakan datangnya hari baru
Indahnya alam ini membuatku terpaku
Seperti dunia hanya untuk diriku

Kupejamkan mataku sejenak
Kurentangkan tanganku sejenak
Sejuk, tenang, senang kurasakan

Wahai pencipta alam
Kekagumanku sulit untuk kupendam
Dari siang hingga malam
Keindahan alam berasa sempurna

Alamku
Karya : Ditha Utami

Tuhan...
Kau ciptakan alam

Yang penuh dengan keindahan

Kicauan burung dipagi hari
Menyambut datangnya pagi hari
Sang mentari tersenyum berseri
Bunga-bunga pun bernyanyi


Itulah keindahan alam Tuhan
Terima kasih Tuhan...


Alamku
Karya : Ica Dwi Yulisa

Tetes embun dipagi hari
Kabut pagi menyelimuti

Diiringi hembusan angin pagi
Kicauan burung yang tiada henti

Sawah yang luas
Tumbuhan yang hijau
Langit yang biru
Desah air yang mengalir
Membuat suasana hati bersih

Saat kubuka mata ini
Kupandangi alam ini
Merasakan indah-Nya ciptaan Tuhan

Laut
Karya : Reni Agustini

Ku duduk ditepi pantai
Kala melihat ombak
yang berkejaran dipasir putih
Mendapat pancaran cahaya mentari

Ombak yang bergulung-gulung
Menambah keindahan laut
Awan putih dilangit tersenyum
Melihat keindahan laut

Kulihat nyiur pohon kelapa melambai
Seakan membuatku kagum
Atas keindahan alam

Air
Karya : Windy Kurniati

Kau sumber kehidupan
Tanpa kau semuanya akan mati
Kau mengalir dari gunubg sampai ketepi
Kau mengalir tanpa henti

Kau bermanfaat bagi kami
Kau kecil sahabatku
Kau besar bisa membahayakanku
Kau bisa saja telan semua tanpa tersisa

Air...
Kau elemen terpenting
Dari elemen yang lain
Yang sangat berguna
Bagi makhluk hidup dibumi ini

Bunga
Karya : Dwi Rahmat S.

Saat kubuka mataku 

Bayanganku seakan melayang terbang
Ke dunia yang penuh fantasi
Ke alam yang penuh kreasi

Disana aku mulai berdiri

Warna-warni indah bunga
Mengelilingi kita berdua
Yang semakin membuat kita kian mesra

Oh Tuhan...
Terima kasih atas semua anugerah dari-Mu
Bunga-bunga yang indah dan warna-warni
Yang membuat semua orang bahagia melihatnya

Keindahan Alam Ini
Karya : Argi Yan Sah

Laut yang biru
Disiram ombak bergulung-gulung
Awan berarak-arak
Angin bertiup sepoi-sepoi

Aku berdiri ditepi laut
Memandang keindahan alam ini

Sejenak aku terdiam
Aku terpana dan senang
Betapa besarnya ciptaan Tuhan

Hutan
Karya : Fransiscus Xaverius S.


Hutan...
Kau melindungiku dari kepanasan
Kau membuat desa kami menjadi sejuk

Hutan...
Karena kau desa kami
Tidak kebanjiran
Karena kau desa kami
Menjadi nyaman

Hutan...
Kalau tidak ada kau
Kami akan kepanasan

Keindahan Alam Indonesia
Karya : M. Agus

Sungguh indahnya pulau ini
Rembulan pulau-pulau berjajar
Membentuk gagasan yang indah

Samudera luas yang indah
Dengan air yang biru
Dan berisi keindahan dibawahnya

Aku bangga menjadi anak Indonesia
Aku berjanji akan menjaganya

Matahari
Karya : M. Shodik

Matahari kau menyinari kami
Pada saat pagi hari
Kau muncul menyinari dunia ini
Membuat semua orang ceria
Dan gembira

Matahari...
Bila kau tak ada didunia ini
Dunia akan gelap gulita
Smoga kau tetap menyinari kami

Alamku
Karya : Okta Yulia Sari

Ku buka mata...
Cahaya pagi menembus kaca jendela
Tampak semerbak mawar merekah
Ku buka jendela...
Ku hirup udara segar
Kulihat kabut tebal menyelimuti bumi
Setelah embun membasahi bumi
Kicauan indah terdengar indah ditelinga
Angin berhembus halus menebus kulit
Kulihat awan seputih melati
Langit sebiru samudera
Kini ku siap
Menghadapi hari yang baru
Dan indahnya bumi

Mungkin cukup sekian dulu ya sobat.. semoga postingan ini dapat menambah wawasan anda. Saya akhiri. Wabillahi taufik walhidayah wassalammualaikum warrah matullahi wabarakatuh.

Minggu, 20 November 2016

70.000 Tahun Silam, Hanya Tersisa 2.000 Orang di Muka Bumi

Hasil gambar untuk zaman batu

Sebuah studi terbaru menyebutkan, bahwa umat manusia pada 70.000 tahun silam jumlahnya menurun tajam hanya tersisa 2.000 orang, sampai pada awal Zaman Batu populasi manusia baru meningkat secara bertahap.

Penelitian terbaru yang dipimpin oleh tim peneliti gabungan Israel dan Amerika terutama untuk mendeteksi DNA mitokondria manusia (diwariskan melalui keturunan ibu), menemukan bahwa pada 90,000 ~ 150,000 tahun silam suku bangsa Khoikhoi dan San di Selatan Afrika pernah mengalami pemisahan dengan manusia lainnya.

Sebelum Zaman Batu, manusia secara bertahap mengalami pemisahan mnejadi komunitas yang relatif kecil, kemudian jumlah populasi manusia meningkat lagi sampai ke wilayah lain.

Para peneliti mengatakan bahwa pada 90.000 hingga 135.000 tahun lampau, di Afrika timur mengalami kekeringan iklim parah. Perubahan iklim menyebabkan perubahan pada populasi manusia, sehingga mereka dipisahkan menjadi komunitas kecil yang terisolasi, relatif independen dan tertutup.

“Hingga pada 70.000 tahun silam, oleh karena perubahan iklim menyebabkan jumlah manusia purba turun menjadi 2.000 orang, sehingga manusia kala itu terancam punah,” kata Meave Leakey, ahli paleontologi Amerika.

Sementara menurut Spencer Wells, peneliti dari National Geographic Institute, Amerika Serikat, studi terbaru ini menunjukkan kemampuan luar biasa dari genom manusia, dan mengungkap sejumlah peristiwa penting dalam sejarah umat manusia.

Sebelumnya, dengan menggunakan DNA mitokondria, peneliti menelusuri asal usul manusia modern yang dapat ditelusuri kembali hingga 20,000 tahun silam. Sekitar 60,000 tahun lampau, manusia bermigrasi dari Afrika dan menyebar ke berbagai belahan dunia, namun para ilmuwan sedikit mengetahui informasi terkait.

Semakin banyak bukti menunjukkan, bahwa ilmu pengetahuan manusia masih sangat terbatas, para arkeolog modern terus menerus menemukan bukti eksistensi peradaban prasejarah. Bahkan peradaban prasejarah sangat maju, yang tidak dapat dicapai oleh tingkat teknologi modern.

Fosil jejak kaki manusia pada 600 juta tahun silam

Fosil jejak kaki manusia pada 600 juta tahun lampau. Juni 1968 lalu, seorang kolektor fosil amatir bernama William J.Meister menemukan fosil jejak kaki manusia purba di Antelope Springs, negara bagian Utah, Amerika Serikat.

Fosil tersebut menunjukkan sebuah bentuk sandal yang menginjak di atas trilobite (binatang samudera yang halus-kecil / tidak memiliki ruas tulang belakang). Sejarahnya diperkirakan sudah 300 juta hingga 600 juta tahun.

Sumber